Torehnkan Gelar Ganda ke MotoGP Negeri Matahari Terbit 2024, Francesco Bagnaia Tatap Jadwal dalam Australia dengan Percaya Diri

Jakarta – Poin maksimal yang tersebut dikumpulkan Francesco Bagnaia setelahnya menjuarai dua balapan MotoGP Jepun 2024 telah lama meninggal kepercayaan dirinya mendekati Grand Prix Australia dua pekan mendatang.
“Kami melakukan pekerjaan yang digunakan sempurna selama akhir pekan,” kata Bagnaia di laman Ducati pada Minggu.
“Sekarang kami menuju Phillip Island dengan kesadaran penuh akan kemampuan kami.”
Sebanyak 25 poin yang mana diraihnya ke Negeri Sakura memproduksi peserta balap ini memperkecil ketertinggalan dari pemuncak klasemen musim ini, Jorge Martin dari Prima Pramac Racing, dengan selisih 10 poin saja.
Tak cuma itu, ini kemenangan pertama peserta balap yang mana akrab disapa Pecco itu di Motegi bersatu Ducati juga kemenangan kedelapannya sepanjang musim ini yang merupakan rekor pribadi baru bagi peserta balap Italia tersebut.
Pecco mengakui kemenangan ini bukan mudah, kendati start-nya yang mana cukup baik dari kedudukan kedua pada grid.
Sang juara dunia bertahan permanen berada ke depan hingga bendera finis, yang dimaksud menunjukkan sikap yang mana sangat baik sambil merawat jarak dengan Martin sebaik mungkin, sehingga tidak ada membiarkan rivalnya masuk persaingan meraih kemenangan.
“Itu tak mudah, lantaran pada tahap awal balapan Pedro (Acosta) sangat dekat dan juga mencoba keras, sementara ke akhir Jorge (Martin) mengejar ketertinggalan,” kata Bagnaia.
Menjelang akhir Grand Prix ke-16 musim ini, Bagnaia masih berada di tempat kedua di klasemen dan sekarang ini hanya sekali terpaut 10 poin dari Martin. Ducati Lenovo masih mengatur klasemen grup dengan 695 poin. Ducati telah lama dinobatkan sebagai juara konstruktor.
Ducati Lenovo akan kembali beraksi pada 18-30 Oktober dalam Phillip Island untuk Grand Prix Australia.
Artikel ini disadur dari Torehnkan Gelar Ganda di MotoGP Jepang 2024, Francesco Bagnaia Tatap Jadwal di Australia dengan Percaya Diri






