Gunakan Google Maps, Arkeolog Temukan Pintu Raksasa Rahasia pada Antartika

WAHYU BUDI SANTOSO – Di era baru ini, Google Maps telah dilakukan menjadi tempat untuk melakukan penemuan-penemuan yang digunakan belum ditemukan oleh para ilmuwan.
Para detektif internet telah terjadi berkali-kali berbicara tentang penemuan penampakan bigfoot dan juga “lubang di tempat pusat Bumi” melalui wadah pemetaan web.
Dalam penemuan baru, seseorang pada saat ini telah dilakukan menemukan gambar struktur aneh di dalam lereng es Antartika yang dimaksud diklaim sebagai pintu raksasa rahasia.
Satelit Google telah dilakukan menangkap anomali misterius tersebut, dan juga gambarnya diunggah tahun ini ketika para pengguna mulai memberikan teori pribadi mengenai sifat aslinya.
Beberapa pengguna menyatakan bahwa struktur yang disebutkan berada pada dekat pangkalan penelitian berusia 67 tahun yang dikelola Negeri Matahari Terbit bernama Stasiun Showa serta karenanya “pintu” yang dimaksud seharusnya merupakan pintu masuk ke “bunker rahasia Jepang”.
Sementara itu, yang lain menyatakan bahwa itu adalah “rumah liburan Bigfoot” (dia lagi) atau “pintu Boeing yang digunakan hancur”.
Beberapa komentator menyatakan bahwa itu sanggup jadi merupakan pintu masuk ke gudang benih atau bunker bawah tanah, seperti Gudang Benih Global Svalbard dalam Norwegia yang tersebut berisi jutaan benih sebagai “polis asuransi untuk pasokan pangan dunia”.
Namun, berbagai pengguna Reddit mengungkapkan bahwa itu tidak pintu biasa, melainkan hanya sekali formasi es serta bayangannya.
Beberapa bahkan menyatakan bahwa dengan memperbesar Google Maps, “Anda akan mengamati seluruh area dipenuhi dengan bangunan serupa”.






