Elite Gerindra Bilang Kabinet Diumumkan Maksimal 5 Hari sebelum Pelantikan Prabowo

Jakarta – Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan pembentukan serta komposisi kabinet pemerintahan Prabowo Subianto akan diinformasikan tepat lima hari sebelum dilantiknya Prabowo sebagai presiden.
“Sampai dengan ketika ini kabinet dan juga nomenklatur masih dinamis,” kata Dasco melalui arahan pernyataan singkat, Sabtu, 12 Oktober 2024.
Ia menyebut, ihwal beredar luasnya draf total kementerian serta nomenklatur kabinet pemerintahan Prabowo, Koalisi Indonesia Maju (KIM), khususnya Partai Gerindra tidak ada ingin berkomentar lebih banyak banyak.
“Karena sudah ada berulang kali disampaikan, maksimal H-5 sebelum tanggal 20 Oktober. Hal ini baru fix,” ujar Dasco.
Prabowo Subianto juga Gibran Rakabuming Raka akan datang dilantik bermetamorfosis menjadi presiden kemudian perwakilan presiden Republik Tanah Air masa tugas 2024-2029 pada 20 Oktober mendatang.
Pun, rencana akan gemuknya kabinet pemerintahan Prabowo sudah mencuat manakala Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pasangan ini sebagai presiden dan juga delegasi presiden terpilih.
Gemuknya kabinet pemerintahan disinyalir berpangkal dari besarnya koalisi partai urusan politik pendukung Prabowo. Saat itu, Prabowo didukung KIM yang beranggotakan Partai Gerindra; Golkar; PAN; Demokrat; PSI; PBB; Gelora; serta Partai Garuda.
Namun, seiring berjalannya waktu partai pesaing Prabowo ke pemilihan presiden seperti NasDem, PKS lalu PKB menyatakan menyokong pemerintahan Prabowo. Walhasil kabinet pemerintahan Prabowo disinyalir akan segera berubah menjadi kabinet gemuk lantaran besarnya dukungan partai pada dalamnya.
Upaya untuk menggemukkan kabinet ini melenggang setelahnya panita kerja Badan Legislasi DPR dan juga pemerintah kompak merevisi Pasal 15 pada Undang-Undang Kementerian Negara. Sebelumnya, Pasal ini mengatur jumlah keseluruhan maksimal kementerian ke setiap pemerintahan adalah sebanyak 34 kementerian. Namun, ketika ini jumlah keseluruhan kementerian disesuaikan dengan permintaan pemerintahan oleh presiden.
Seorang narasumber pada kubu Prabowo-Gibran mengatakan, Prabowo akan segera mengoperasikan lebih besar dari 40 kementerian pada kabinet pemerintahannya. Ia menyampaikan akan ada 6 kementerian koordinator dari sebelumnya 4, lalu pemecahan nomenklatur kementerian.
Misalnya, kementerian hukum serta hak asasi manusia yang dimaksud berubah menjadi setiap-tiap kementerian, yaitu kementerian hukum lalu kementerian HAM. Bahkan, Direktorat Jenderal Imigrasi yang digunakan sebelumnya berada di dalam bawah kementerian hukum serta ham, akan segera berubah jadi kementerian imigrasi.
Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi menyatakan tak mengetahui pasti ihwal jumlah agregat kementerian yang mana akan dioperasikan Prabowo pada kabinet pemerintahannya mendatang. Ia menegaskan, PAN akan menghormati kemudian memperkuat pemerintahan Prabowo.
“Soal total itu hak prerogratif Pak Prabowo sebagai presiden. Kita menghormati lalu mendukung,” ujar Viva.
Artikel ini disadur dari Elite Gerindra Bilang Kabinet Diumumkan Maksimal 5 Hari sebelum Pelantikan Prabowo






