Bunyi Sumpah Wakil Rakyat yang mana Diucapkan 580 Anggota DPR lalu 152 Anggota DPD

Jakarta – Pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan juga Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) periode 2024-2029 dilaksanakan pada Selasa, 1 Oktober 2024, pada Kompleks Parlemen, Senayan, Ibukota Pusat. Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menetapkan 580 anggota DPR terpilih serta 152 anggota DPD terpilih.
Ratusan delegasi rakyat terpilih pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mengucapkan sumpah atau janji yang mana dipandu Ketua Mahkamah Agung (MA), Muhammad Syarifuddin. Lantas, bagaimana bunyi sumpah yang mana dibacakan oleh delegasi rakyat di pelantikan anggota DPR?
Sumpah/janji sebagaimana yang dimaksud dilansir pada Peraturan Dewan Perwakilan Rakyat Nomor 01 Tahun 2009 Pasal 10 adalah sebagai berikut:
”Demi Allah (Tuhan) saya bersumpah/berjanji: bahwa saya, akan memenuhi kewajiban saya sebagai anggota/ketua/wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat dengan sebaik-baiknya serta seadil-adilnya, sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dengan berpedoman pada Pancasila dan juga Undang-Undang Dasar Negara Republik Nusantara Tahun 1945; bahwa saya di menjalankan kewajiban akan bekerja dengan sungguh-sungguh, demi tegaknya hidup demokrasi, juga mengutamakan kepentingan bangsa juga negara daripada kepentingan pribadi, seseorang, dan juga golongan; bahwa saya akan memperjuangkan aspirasi rakyat yang digunakan saya wakili untuk mewujudkan tujuan nasional demi kepentingan bangsa lalu Negara Kesatuan Republik Indonesia.”
Adapun tata cara pada pengucapan sumpah/janji yang dilansir dari Peraturan Dewan Perwakilan Rakyat Nomor 01 Tahun 2009 Pasal 9 adalah:
a. anggota didampingi oleh rohaniwan sesuai dengan agama masing-masing;
b. dikerjakan menurut agama, yakni:
1) diawali dengan ucapan “Demi Allah” untuk penganut agama Islam;
2) diakhiri dengan ucapan “Semoga Tuhan menolong saya” untuk penganut
agama Kristen Protestan/Katolik;
3) diawali dengan ucapan “Om atah Paramawisesa” untuk penganut agama
Hindu; dan
4) diawali dengan ucapan “Demi Sang Hyang Adi Budha” untuk penganut agama
Budha.
c. pasca mengakhiri pengucapan sumpah/janji anggota mengesahkan formulir
sumpah/janji yang dimaksud telah terjadi disiapkan.
Setelah terpilih kembali, Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan bahwa DPR berjanji untuk menampung aspirasi rakyat selama lima tahun kepemimpinannya ke depan, demi menyimpan kepercayaan umum terhadap lembaga legislatif. Pernyataan yang disebutkan disampaikan Puan setelahnya ia ditetapkan sebagai Ketua DPR RI periode 2024-2029 pada Rapat Paripurna ke Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 1 Oktober 2024.
“DPR akan membuka ruang pintu aspirasi rakyat selebar-lebarnya lalu menampung aspirasi rakyat itu untuk kemudian ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme yang ada di DPR,” ujar Puan seperti dikutipkan dari Antara.
Puan menuturkan aspirasi rakyat yang mana disampaikan ke DPR RI itu nantinya akan ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme yang tersebut berlaku dengan meneruskannya ke komisi terkait.
“Nantinya tentu kami dengan akan membuka ruang-ruang untuk dapat menindaklanjuti hal yang dimaksud dengan diberikan untuk komisi-komisi lalu AKD (alat kelengkapan dewan) yang dimaksud kalau (periode) kemarin kemungkinan besar belum tertampung,” kata dia.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Tanah Air Perjuangan (PDIP) itu optimistis periode kepemimpinannya pada 2024-2029 akan ada komisi dalam DPR RI yang mampu mengakomodasi berubah-ubah aspirasi rakyat yang sekiranya belum terakomodasi oleh DPR RI periode sebelumnya.
Begitupun dengan Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, menganggap bahwa DPR RI periode 2019-2024 telah dilakukan berbagai menerima juga menyalurkan aspirasi masyarakat.
“Sebagai delegasi ketua yang dimaksud baru, saya sementara tentunya mengikuti seluruh inisiatif yang sudah pernah direalisasikan lima tahun yang tersebut lalu,” kata Adies Kadir yang mana merupakan Wakil Ketua Komisi III DPR RI periode 2019-2024.
“Tentunya saya pribadi dan juga Partai Golkar, Fraksi Partai Golkar, menggalang seluruh kegiatan dari pada pimpinan yang digunakan mengupayakan untuk menyejahterakan warga dalam seluruh Indonesia,” ujarnya.
MYESHA FATINA RACHMAN I ANNISA FEBIOLA I SAPTO YUNUS
Artikel ini disadur dari Bunyi Sumpah Wakil Rakyat yang Diucapkan 580 Anggota DPR dan 152 Anggota DPD






