Mertua Kiky Saputri, Gusrizal, Melewati Seleksi Akhir Calon Dewas KPK

Jakarta – Ketua Pengadilan Tinggi Samarinda Gusrizal dinyatakan lolos seleksi akhir calon Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi oleh Pansel. Selain dikenal sebagai hakim, Gusrizal merupakan mertua dari komika Kiky Saputri.
Gusrizal menikah dengan individu perempuan bernama Fahimah Basyir. Salah satu anaknya, Muhammad Khairi menikah dengan Kiky Saputri.
Perjalanan karier Gusrizal sebagai aparat penegak hukum dimulai di mana ia berubah menjadi calon hakim di dalam kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Setelah itu, beliau ditempatkan di beberapa jumlah wilayah di Indonesia. Mulai dari Aceh, Solok, Payakumbuh, Jambi, Bogor, Jakarta, hingga pada waktu ini dalam Banjarmasin.
Nama Gusrizal berubah menjadi salah satu yang mana disorot di seleksi calon dewas lembaga antirasuah ini. Rekam jejak Gusrizal disorot oleh Perhimpunan Bantuan Hukum lalu HAM Negara Indonesia atau PBHI.
Dalam catatan PBHI, Gusrizal terindikasi miliki relasi kebijakan pemerintah dengan kekuasaan eksekutif serta legislatif yang anti-KPK serta prokorupsi. Sebagai hakim, Gusrizal juga tercatat pernah memvonis ringan Miranda S. Gultom di perkara korupsi Bank Tanah Air pada September 2012.
Harta kekayaan Gusrizal pada 2023, berdasarkan catatan PBHI sebesar Rupiah 6,9 miliar. Naik sekitar Rupiah 900 jt dari tahun sebelumnya. Pernikahan anaknya dengan Kiky Saputri juga berubah menjadi sorotan, lantaran dianggap mewah.
Pernikahan mewah anaknya itu berubah menjadi salah satu pertanyaan Pansel pada saat tes wawancara Calon Dewas KPK pada 19 September 2024. Mulanya, panelis Pansel KPK Ahmad Erani Yustika, menanyakan pernikahan mewah anak Gusrizal dengan Kiky Saputri yang tersebut berlangsung pada Januari 2023.
“Bapak yang mana mengadakan pesta pernikahan mewah anak ke kawasan Dharmawangsa, ya?” tanya Erani untuk Gusrizal.
Gusrizal membenarkan hal itu. Ia tiada menyangka anaknya menikah dengan masyarakat figur. Perihal biaya pernikahan, Gusrizal mengaku menanyakan segera jumlah total dan juga sumber biaya acara itu.
“Saya permanen menanyakan tentang biaya pesta. Dari mana biayanya?” kata Gusrizal.
Dari situ, Ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin, Kalimantan Selatan, ini mengemukakan biaya pernikahan itu sebagian besar dibiayai pihak endorse.
“Ternyata akibat beliau artis, punya endorse. Gedung, makanan, dekorasi, hingga lampu-lampu semua dari endorse. Kami hanya saja membagi seperempat dari total biaya,” kata Gusrizal.
Ahmad Erani Yustika lantas kembali bertanya terhadap Gusrizal. Bila menjadi Dewas KPK apakah akan kekal menikmati endorse dari Kiki Saputri.
Gusrizal mengatakan, dirinya akan berupaya melindungi keluarganya supaya tidaklah ada penyalahgunaan. “Jika terpilih, saya akan melindungi sikap. Anak dan juga menantu saya akan saya jaga agar tak muncul penyalahgunaan jabatan,” katanya.
Gusrizal berubah menjadi satu dari sepuluhan nama yang lolos seleksi akhir calon Dewas KPK periode 2024-2029. Hal itu diberitahukan Pansel KPK pada Selasa, 1 Oktober 2024.
Ketua Pansel KPK, Muhammad Yusuf Ateh mengutarakan bahwa penentuan calon Dewas KPK ini telah dilakukan dijalankan dengan mempertimbangkan hasil seluruh tahapan seleksi. “Keputusan panitia seleksi tiada dapat diganggu gugat,” kata Ateh di surat pengumumannya, Selasa, 1 Oktober 2024.
Nama-nama calon Dewas KPK yang mana lolos seleksi akhir ini juga telah lama diterima oleh Presiden Joko Widodo. Kepala negara itu nantinya akan segera memilih lima nama sebagai Dewas KPK periode 2024-2029.
Ervana Trikarinaputri kemudian Hendrik Yaputra berkontribusi di penulisan artikel ini.
Artikel ini disadur dari Mertua Kiky Saputri, Gusrizal, Lolos Seleksi Akhir Calon Dewas KPK






