Halloween Makin Seru, AirAsia MOVE Tawarkan 3 Wisata Horor Terbaik di area Eropa

JAKARTA – London, Paris, dan juga Amsterdam merupakan tiga kota ikonik di dalam belahan benua Eropa yang digunakan mempunyai sejuta keindahan. Namun demikian, ketiga kota ini juga menyimpan sejarah kelam yang dimaksud tersebar di area berbagai tempat. Terinspirasi dari suasana “mistis” bulan Halloween, AirAsia MOVE membagikan tiga destinasi wisata paling horor di tempat seputaran Eropa.
Walaupun berjarak puluhan ribu kilometer, berwisata ke Eropa tidak lagi angan semata. Terbang dari Ibukota ke London, Paris, lalu Amsterdam sekarang ini semakin terjangkau dengan Diskon 10% selama periode AirAsia MOVE MEGA SALE hingga 20 Oktober 2024. Promo ini berlaku untuk pemesanan seluruh maskapai yang mana tersedia.
Selain itu, AirAsia MOVE juga memberikan Diskon spesial Rp530 ribu untuk bundling tiket pesawat AirAsia kemudian hotel, dan juga Diskon Rp285 ribu untuk pemesanan hotel dalam seluruh dunia. Bagi para penggemar dunia supranatural, berikut tiga destinasi horor di dalam Eropa yang tersebut akan menghasilkan pengalaman wisata super mengesankan:
1. Menara London serta Ratu Anne Boleyn yang mana Menghantui
Menara London menjadi saksi bisu sederet tragedi kelam kerajaan Inggris. Benteng yang mana dibangun sekitar tahun 1070 yang dimaksud rutin dijadikan lokasi eksekusi para tahanan.
Di antaranya adalah Anne Boleyn, istri kedua Raja Henry VIII yang digunakan dijatuhi hukuman berakhir pada tahun 1536 dengan tuduhan pengkhianatan. Percaya atau tidak, banyak prajurit serta pengunjung melaporkan sosok penampakannya kerap terlihat memakai gaun putih berjalan di tempat sekitar menara, khususnya di dalam halaman tempat eksekusi terjadi.
2. Jutaan Tengkorak di tempat Katakombe Paris
Di bawah keromantisan kota Paris rupanya terdapat jalur mencekam yang mana dipenuhi tengkorak manusia. Katakombe Paris, awalnya digunakan sebagai solusi menghadapi hambatan keterbatasan lahan pemakaman di tempat abad ke-18.
Makam bawah tanah ini menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi enam jt jiwa yang digunakan terkubur sepanjang 280 kilometer di tempat bawah kedalaman 20 meter. Meskipun angker, sebanyak banyak ribu wisatawan berkunjung setiap tahunnya ke di sini untuk menjawab rasa penasaran mereka.






