7 Cara Mengatasi Kulit Kering ketika Berpuasa

Jakarta – Puasa dapat menyebabkan kekeringan lalu kurangnya kelembaban pada kulit. Tak cuma itu, kondisi ini juga memungkinkan lapisan kulit mengalami pengelupasan dan juga beraneka hambatan lapisan kulit lainnya. Kulit yang mana tak terhidrasi tampak kusam, teksturnya terasa kasar, terasa gatal, serta terdapat garis-garis halus yang mana nampak.
Namun Anda tiada diperlukan khawatir. Sebab, hanya sekali dengan melakukan beberapa tips perawatan dermis simpel berikut ini, Anda mampu merawat epidermis permanen terhidrasi dan juga lembab sepanjang hari. Berikut adalah beberapa tips serta saran perawatan lapisan kulit pada waktu Ramadan untuk melindungi dermis Anda tetap sehat walafiat lalu bersinar.
1. Hindari terlalu lama dalam ruangan ber-AC
Seorang ahli estetika dan juga antipenuaan, Cynthia Jayanto, menjelaskan bahwa terlalu lama berada di dalam ruangan ber AC dapat memicu tubuh mengeluarkan cairan sehingga dapat menyebabkan dermis berubah menjadi kering.
“Hindari terlalu lama berada di dalam ruangan ber AC atau mandi air panas lantaran pada waktu puasa zat airnya berkurang. AC lalu air panas bisa saja mengeluarkan cairan di tubuh sehingga dermis terlihat kering,” jelasnya.
2. Minum air yang tersebut cukup
Masyarakat juga penting menjaga kesehatan epidermis melalui makanan bergizi serta minuman yang cukup. Cynthia menegaskan bahwa delapan gelas air putih per hari sangat penting untuk memenuhi keinginan asupan cairan.
Delapan gelas air putih per hari dapat diupayakan ketika Ramadan dengan mekanisme tiap-tiap satu gelas pada waktu bangun tidur untuk sahur, ketika makan sahur, segera setelahnya berbuka puasa, pasca sholat magrib, setelahnya makan sahur, sesaat sebelum sholat tarawih, setelahnya tarawih, dan juga sebelum pergi tidur.
3. Hindari kafein
Kafein umumnya bersifat diuretik, artinya dapat menyebabkan dehidrasi. Selama Ramadan, sebaiknya Anda mengelak atau membatasi asupan kafein pada tubuh. Sebaiknya, Anda mengganti kafein dengan meminum teh herbal atau jus segar yang mana dapat bermanfaat untuk menghidrasi dermis dan juga meningkatkan kesegaran Anda secara keseluruhan.
4. Gunakan pembersih muka yang lembut
Dilansir dari laman Fwbeauty.com, menggunakan pembersih muka yang mana lembut kemudian tiada menghilangkan minyak alami dari lapisan kulit sangatlah penting. Sering mencuci muka dengan air juga dapat membantu melindungi dermis tampak sehat. Jika Anda merasa dermis Anda terasa kencang, kering, atau ketarik setelahnya dibersihkan, sebaiknya gantilah pembersih Anda. Cobalah cari formula yang dapat lebih besar melembabkan lalu lembut.
5. Menggunakan pelembab secara teratur
Selama menjalankan ibadah puasa Ramadan, langkah penting yang digunakan harus dilaksanakan adalah terus-menerus melembabkan lapisan kulit Anda secara teratur agar terus terhidrasi. Gunakanlah pelembab yang tersebut cocok untuk Anda. Sebaiknya gunakan pelembab ringan pada siang hari dan juga sunscreen untuk melindungi dari sinar matahari. Pelembab yang mana lebih besar menghidrasi khususnya sangat diperlukan untuk mengunci kelembaban. Karena itu, pilihlah komoditas perawatan lapisan kulit alami serta organik yang digunakan dapat menutrisi lapisan kulit tanpa menyumbat pori-pori Anda.
6. Gunakan Humidifier
Humidifier dapat membantu selama Ramadan untuk menambah kelembaban udara serta menghindari kekeringan. Jika Anda miliki pelembab udara ke rumah, gunakan alat yang disebutkan di kamar tidur Anda ketika tidur, serta Anda akan bangun dengan lapisan kulit sehat terdehidrasi.
7. Tidur yang tersebut cukup
Tidur terus-menerus berubah jadi komponen penting di setiap upaya meningkatkan kesehatan. Tidur juga memainkan peran penting pada menjaga dermis kita masih sehat kemudian terhidrasi. Karena itu, usahakanlah untuk tidur selama 7-8 jam per hari agar epidermis Anda memiliki waktu untuk memperbaiki diri kemudian beregenerasi. Selain itu, tidur yang digunakan berkualitas juga dapat membantu mengempiskan lingkaran hitam kemudian bengkak di dalam sekitar mata, juga mengempiskan kemungkinan timbulnya jerawat pada kulit.
DEWI ELVIA MUTHIARINY
Artikel ini disadur dari 7 Cara Mengatasi Kulit Kering saat Berpuasa






