Persita Tangerang Bungkam Persija Jakarta 3-2 Lewat Gol Dramatis Menit Akhir

Persita Tangerang berhasil mencatatkan kemenangan dramatis atas Persija Jakarta dengan skor 3-2 dalam pertandingan BRI Super League 2026/2027 di Banten International Stadium, Serang, Sabtu, 17 Oktober 2026. Duel Sepak Bola Indonesia tersebut berlangsung sengit dengan lima gol yang tercipta sepanjang pertandingan. Persita tiga kali memimpin melalui Luquinhas, Rayco Rodriguez, dan Aleksa Andrejic, sedangkan Persija dua kali menyamakan kedudukan lewat Fabio Calonego dan Alexander Jeremejeff. Gol Andrejic pada menit ke-90+5 akhirnya memastikan kemenangan Pendekar Cisadane sekaligus memberikan kekalahan pertama bagi Persija yang sebelumnya meraih empat kemenangan beruntun.
Lima Gol Warnai Kemenangan Persita dalam Duel BRI Super League
Pertandingan antara Persita Tangerang dan Persija Jakarta menghadirkan persaingan menarik sejak awal babak pertama. Menjalani pertandingan kandang, Persita mencoba memberikan tekanan lebih awal. Upaya tuan rumah membangun serangan langsung menghasilkan keuntungan ketika Luquinhas membawa Persita unggul saat laga baru berjalan lima menit. Penggawa Persita itu menerima suplai bola hasil kreasi Rayco Rodriguez sebelum menyelesaikan peluang menggunakan kepala. Penyelesaian akhir itu menciptakan momentum positif bagi kesebelasan tuan rumah.
Ketika menghadapi ketertinggalan awal, Persija Jakarta tidak tinggal diam. Skuad asuhan Shin Tae-yong lebih aktif membangun serangan untuk mengembalikan kedudukan. Upaya tersebut akhirnya berhasil pada menit ke-18 melalui Fabio Calonego. Pemain tengah Macan Kemayoran itu mengambil kesempatan dari sapuan pemain bertahan Persita di dalam kotak penalti sebelum mengubah kedudukan menjadi imbang. Penyelesaian akhir Calonego meningkatkan ketegangan di lapangan. Sampai waktu istirahat tiba, kedudukan tetap 1-1.
Performa Lini Serang Kedua Tim Warnai Paruh Pertama
Penyelesaian akhir pemain Persita tersebut memperlihatkan kemampuan memanfaatkan peluang. Pada laga dengan tingkat persaingan tinggi, mencetak gol pada menit awal membantu membangun momentum permainan. Tuan rumah berhasil memperoleh keuntungan awal melalui kombinasi serangan dua pemain asingnya. Kiriman bola dari Rodriguez membuka ruang penyelesaian akhir bagi Luquinhas. Sebaliknya, pertahanan Persija perlu melakukan penyesuaian setelah tertinggal pada awal pertandingan.
Gol balasan yang dicetak Calonego memperlihatkan mentalitas kompetitif. Walaupun menghadapi tekanan awal, Persija terus mencoba menemukan celah pertahanan. Penyelesaian akhir Calonego menunjukkan nilai kemampuan membaca arah bola. Ketika pemain bertahan melakukan sapuan, pemain lawan dapat memperoleh peluang tambahan. Proses terciptanya gol balasan menjadi pengingat mengenai pentingnya antisipasi dalam persaingan BRI Super League.
Gol Rayco Rodriguez Mengubah Kedudukan Menjadi 2-1
Setelah pertandingan dilanjutkan, persaingan Persita dan Persija masih menghadirkan tekanan tinggi. Kick-off babak kedua sempat tertunda sekitar 30 menit, meskipun alasan penundaan tidak diumumkan secara jelas. Seusai laga dilanjutkan, Persita kembali berupaya membangun peluang. Tekanan tim tuan rumah membuahkan gol kedua melalui Rayco Rodriguez pada menit ke-61. Penggawa Persita itu menerima umpan Pablo Ganet sebelum melepaskan tembakan dari depan kotak penalti. Tendangannya gagal dijangkau Nadeo Argawinata.
Penyelesaian akhir pada menit ke-61 memberikan keunggulan satu gol kepada Persita. Dalam situasi permainan Persita, keberhasilan kembali unggul menciptakan keuntungan psikologis. Walaupun memperoleh keunggulan kedua, pertandingan belum sepenuhnya berada dalam kendali. Macan Kemayoran masih mampu menciptakan peluang melalui distribusi bola menuju area berbahaya. Kondisi tersebut membuat Persita tidak dapat kehilangan konsentrasi. Ketika keunggulan hanya berjarak satu gol, peluang lawan dapat menjadi ancaman serius.
Penalti Alexander Jeremejeff Membuat Persija Kembali Menyamakan Skor
Persija Jakarta kembali mendapatkan kesempatan pada menit ke-74 setelah wasit menemukan pelanggaran dalam area terlarang. Insiden tersebut membuat wasit memberikan penalti kepada Persija. Dalam proses pengambilan keputusan, wasit sempat melakukan pemeriksaan VAR. Setelah pemeriksaan dilakukan, wasit mempertahankan keputusannya. Alexander Jeremejeff mengambil tanggung jawab sebagai penendang dan berhasil menjalankan tugasnya. Penyerang tersebut berhasil menaklukkan penjaga gawang Persita sehingga skor berubah menjadi sama kuat.
Keberhasilan Persija menyamakan kedudukan meningkatkan ketegangan pertandingan. Pendekar Cisadane yang kembali kehilangan keunggulan perlu menjaga ketenangan. Di sisi lain, Persija mendapatkan dorongan kepercayaan diri setelah dua kali berhasil membalas gol lawan. Dalam situasi tersebut, pengambilan keputusan para pemain menjadi semakin penting. Persita dan Persija masih berpeluang mencetak gol. Namun demikian, pertandingan akhirnya ditentukan melalui serangan pada masa tambahan waktu.
Aleksa Andrejic Cetak Gol Menit 90+5 untuk Menangkan Persita
Peristiwa yang memastikan hasil akhir muncul menjelang pertandingan benar-benar berakhir. Ketika skor masih 2-2, Persita memanfaatkan kesempatan melakukan serangan langsung. Hokky Caraka mengembangkan serangan melalui sektor kiri sebelum memberikan operan kepada rekan setim. Aleksa Andrejic menuntaskan kesempatan yang tercipta menjadi gol. Keberhasilan Andrejic membobol gawang membawa tuan rumah unggul 3-2. Penyelesaian pada injury time itu akhirnya memastikan kemenangan.
Penyelesaian akhir menjelang laga berakhir menunjukkan bahwa pertandingan belum selesai sebelum peluit panjang. Persita berhasil memanfaatkan ruang yang terbuka ketika lawan menyerang. Kontribusi Hokky menjadi bagian menentukan melalui keberaniannya menyerang ruang. Sementara itu, Andrejic memperlihatkan ketenangan dalam penyelesaian akhir. Rangkaian serangan yang melibatkan keduanya menjadi pembeda pertandingan. Untuk Macan Kemayoran, kegagalan mengantisipasi serangan balik menjadi bahan evaluasi penting.
Persita Tangerang Naik ke Peringkat Ketiga Klasemen
Tambahan tiga poin dari pertandingan kandang membawa perkembangan berarti bagi Persita Tangerang dalam kompetisi Sepak Bola nasional musim ini. Setelah pertandingan tersebut, Persita membukukan total 11 poin dari lima pertandingan. Perolehan angka itu menempatkan Pendekar Cisadane pada posisi ketiga klasemen sementara. Selain perubahan posisi tersebut, Persita belum mengalami kekalahan sepanjang lima laga melalui tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Catatan awal musim ini menggambarkan bahwa Persita memiliki kemampuan bersaing dalam persaingan klasemen musim ini.
Sementara itu, hasil negatif dari Persita mengakhiri rangkaian empat kemenangan beruntun pada awal musim. Kesebelasan asal ibu kota sebelumnya memenangkan empat laga pembuka. Sekalipun gagal mempertahankan rekor kemenangan, Persija belum kehilangan posisi teratas dengan total 12 poin. Namun demikian, selisih poin dengan Persita semakin tipis. Situasi ini memperlihatkan bahwa setiap laga memiliki nilai penting. Untuk skuad Shin Tae-yong, meningkatkan kemampuan mengantisipasi serangan balik perlu mendapatkan perhatian.
Kesimpulan: Gol Aleksa Andrejic Pastikan Tiga Poin Pendekar Cisadane
Keberhasilan Pendekar Cisadane menundukkan Macan Kemayoran dengan skor 3-2 menjadi salah satu momen menarik dalam kompetisi Sepak Bola Indonesia musim ini. Pendekar Cisadane memperlihatkan ketajaman melalui penyelesaian akhir para pemain ofensifnya. Sekalipun tim tamu memberikan perlawanan sengit, gol Andrejic pada menit ke-90+5 menjadi pembeda pertandingan. Kemenangan ini juga membantu meningkatkan peluang Pendekar Cisadane bersaing di papan atas. Bagaimana pendapat Anda, apakah Persita Tangerang mampu mempertahankan rekor tanpa kekalahan sepanjang musim? Sampaikan pendapat Anda mengenai performa Persita dan Persija.






